Minggu, 04 Mei 2014

puisi untuk sahabat I

Sahabat...
Sudah cukup lama lisan ini tak menyapamu
Sudah cukup lama bibir ini tak menyebut namamu
Sudah cukup lama lisan tak bertanya kabar padamu
Sudah cukup lama bibir ini tak mengukirkan senyum untukmu

Sahabat...
Maafkan setiap salah dan khilafku
Setiap kata yang meninggalkan goresan luka di hatimu
Mulut ini emang terkadang seperti pedang yang bisa melukai semua orang tak peduli itu kawan ataupun lawan.

Sahabat...
Satu yang perlu kau ingat hatiku ini selalu terikat dengan hatimu
Di setiap denyutan jantungku masih selalu mengingat namamu.
Biarkan bibir ini tak berucap namun di hati ini akan selalu ada ruang yang aku sediakan khusus untukmu


Sahabat..
Terkadang diri ini terlalu ego untuk menyatakan sayang padamu
Terkadang mulut ini sangat kelu untuk mengatakan aku rindu padamu


Sahabat..
Sayangku padamu insya Allah tak pernah layu di makan waktu
Harapanku hanya satu, persahabatan ini akan kekal hingga kita di kumpulkan di jannah-Nya.


Sahabat...
Ukhuwah kita di landasi oleh iman dan takwa
Ukhuwah kita terjalin karena mengharap cinta dan ridho-Nya
Ukhuwah kita berdiri tegak di atas kokohnya agama islam
Jangan biarkan ia goyah..
Ikat persahabatan ini dengan tali agama Allah
Rajut ukhuwah ini dengan ajaran Allah dan rasul-Nya
Hiasi ukhuwah ini dengan al-Qur'an dan as-Sunnah.
Semoga ukhuwh ini akan kekal hingga ke jannah-Nya.


Ahbatillah.. Ana uhibukki fillah


*♡**♡**♡**♡**♡*jahidnaa ilallah*♡**♡**♡**♡**♡*

Persiapan menyambut Ramadhan

Tidak disadari bahwa hari ini sudah memasuki bulan Rajab,itu pertanda bulan ramadhan sebentar lagi akan datang,bulan yang penuh ampunan-Nya.bulan yang sangat di nanti-nantikan oleh seluruh ummat muslim didunia.dimana di bulan ini ummat islam di wajibkan berpuasa sebulan penuh.

 bulan ramadhan adalah bulan yang istimewa semua amal kebajikan dan ibadah yang dikerjakan mendapat pahala yang di lipat gandakan,selama satu tahun umat islam menantikan datangnya bulan suci ini,maka janganlah kita mensia-siakan kesempatan yang telah Allah berikan karena setiap gerak-gerik seseorang yang berpuasa di bulan ini berpotensi mendatangkan pahala.bahkan tidurnya orang yang berpuasa adalah termasuk ibadah.(Eiitzz..tapi tunggu dulu yang di maksud disini adalah tidur siang atau dalam bahasa arab di sebut "qailullah",jadi jangan salah persepsi yah mentang-mentang tidur orang yang berpuasa di anggap ibadah dari pagi sampai sore di gunakan untuk tidur terus,kalau yang seperti bukan ibadah namanya tapi menyia-nyiakan waktu) . 

untuk bisa memaksimalkan ibadah dibulan ramadhan nanti kita harus mempersiapkan diri sedini mungkin. persiapan yang dilakukan mulai dari sekarang. adapun persiapan-persiapan yang harus di lakukan diantaranya adalah persiapan fisik termasuk menjaga kesehatan di dalamnya,dari menjaga pola makan sampai pola tidur pun harus di perhatikan.pasti kita ga mau dong begitu bulan puasa tiba eeh..badan kita malah sakit wah rugi habis tuh..untuk itu mulai sekarang biasakan hidup sehat. Persiapan yang ke dua adalah belajar meningkatkan kualitas beribadah,bagi yang biasanya sholat wajibnya masih bolong-bolong mulai sekarang harus di tutupin,yang bolong kita tambal.kita aja pasti malu kalau pakai baju bolong-bolong,masa sholat kita bolong-bolong kita ga malu pada yang menciptakan kita..apa kata dunia...!!!


 
Usahakan sholat tepat waktu (termasuk yang nulis neh yang sering solat ga tepat waktu hehe) oh ya jangan lupa solat sunnah juga harus dikerjakan yang lebih penting lagi neh belajar shaum sunnah jadi begitu bulan suci Ramadhan kita ga kaget lagi karena sudah terbiasa.eh satu lagi lupa perbanyak juga membaca al-Quran,bagi yang belum bisa baca al-Quran buruan cari guru ngaji jangan sia-siakan kesempatan emas jika tidak mau rugi dunia akhirat.Perlu di ketahui bulan Rajab adalah Bulan Harram (suci)..


Sebagai tambahan pengetahuan kita. Berikut saya tambahkan artikel tentang keutamaan bulan rajab. Artikel ini saya ambil dari situs yang insyaAllah bisa di pertanggung jawabkan. Silahkan di baca dan di simak baik-baik yah. Lumayan panjang tapi insya Allah banyak manfaatnya untuk kita yang merasa masih belajar.

Keutamaan Bulan Rajab

--------------------------------------------------------------------------------


Keutamaan Bulan Rajab, ia merupakan salah satu dari bulan haram. Di mana bulan haram ini adalah bulan yang dimuliakan. Bulan ini adalah yang dilarang keras melakukan maksiat, serta diperintahkan bagi kita untuk beramal sholih.

Bulan Rajab adalah Bulan Haram

Bulan Rajab terletak antara bulan Jumadal Akhiroh dan bulan Sya’ban. Bulan Rajab sebagaimana bulan Muharram termasuk bulan haram. Allah Ta’ala berfirman,

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ

”Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At Taubah: 36)

Ibnu Rajab mengatakan, ”Allah Ta’ala menjelaskan bahwa sejak penciptaan langit dan bumi, penciptaan malam dan siang, keduanya akan berputar di orbitnya. Allah pun menciptakan matahari, bulan dan bintang lalu menjadikan matahari dan bulan berputar pada orbitnya. Dari situ muncullah cahaya matahari dan juga rembulan. Sejak itu, Allah menjadikan satu tahun menjadi dua belas bulan sesuai dengan munculnya hilal. Satu tahun dalam syariat Islam dihitung berdasarkan perpuataran dan munculnya bulan, bukan dihitung berdasarkan perputaran matahari sebagaimana yang dilakukan oleh Ahli Kitab.” (Latho-if Al Ma’arif, 202)

Mengenai empat bulan yang dimaksud disebutkan dalam hadits dari Abu Bakroh, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

الزَّمَانُ قَدِ اسْتَدَارَ كَهَيْئَتِهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ ، السَّنَةُ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا ، مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ، ثَلاَثَةٌ مُتَوَالِيَاتٌ ذُو الْقَعْدَةِ وَذُو الْحِجَّةِ وَالْمُحَرَّمُ ، وَرَجَبُ مُضَرَ الَّذِى بَيْنَ جُمَادَى وَشَعْبَانَ

”Setahun berputar sebagaimana keadaannya sejak Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu ada dua belas bulan. Di antaranya ada empat bulan haram (suci). Tiga bulannya berturut-turut yaitu Dzulqo’dah, Dzulhijjah dan Muharram. (Satu bulan lagi adalah) Rajab Mudhor yang terletak antara Jumadal (akhir) dan Sya’ban.” (HR. Bukhari no. 3197 dan Muslim no. 1679). Jadi, empat bulan suci tersebut adalah (1) Dzulqo’dah; (2) Dzulhijjah; (3) Muharram; dan (4) Rajab.

Apa Maksud Bulan Haram?

Al Qodhi Abu Ya’la rahimahullah berkata, ”Dinamakan bulan haram karena dua makna:
1.Pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan. Orang-orang Jahiliyyah pun meyakini demikian.
2.Pada bulan tersebut larangan untuk melakukan perbuatan haram lebih ditekankan daripada bulan yang lainnya karena mulianya bulan itu. Demikian pula pada saat itu sangatlah baik untuk melakukan amalan ketaatan.” (Lihat Zaadul Masiir, tafsir surat At Taubah ayat 36)

Karena pada saat itu adalah waktu sangat baik untuk melakukan amalan ketaatan, sampai-sampai para salaf sangat suka untuk melakukan puasa pada bulan haram. Sufyan Ats Tsauri mengatakan, ”Pada bulan-bulan haram, aku sangat senang berpuasa di dalamnya.” Bahkan Ibnu ’Umar, Al Hasan Al Bashri dan Abu Ishaq As Sa’ibi melakukan puasa pada seluruh bulan haram, bukan hanya bulan Rajab atau salah satu dari bulan haram lainnya. Lihat Latho-if Al Ma’arif, 214. Ulama Hambali memakruhkan berpuasa pada bulan Rajab saja, tidak pada bulan haram lainya. Lihat Latho-if Al Ma’arif, 215.

Namun sekali lagi, jika dianjurkan, bukan berarti mesti mengkhususkan puasa atau amalan lainnya di hari-hari tertentu dari bulan Rajab karena menganjurkan seperti ini butuh dalil. Sedangkan tidak ada dalil yang mendukungnya. Lihat bahasan Muslim.Or.Id sebelumnya: Adakah Anjuran Puasa di Bulan Rajab?

Ibnu Rajab Al Hambali berkata, ”Hadits yang membicarakan keutamaan puasa Rajab secara khusus tidaklah shahih dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam, begitu pula dari sahabatnya.” (Latho-if Al Ma’arif, 213).

Hati-Hati dengan Maksiat di Bulan Haram

Ibnu ’Abbas mengatakan, ”Allah mengkhususkan empat bulan tersebut sebagai bulan haram, dianggap sebagai bulan suci, melakukan maksiat pada bulan tersebut dosanya akan lebih besar, dan amalan sholeh yang dilakukan akan menuai pahala yang lebih banyak.” (Latho-if Al Ma’arif, 207)

Bulan Haram Mana yang Lebih Utama?

Para ulama berselisih pendapat tentang manakah di antara bulan-bulan haram tersebut yang lebih utama. Ada ulama yang mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Rajab, sebagaimana hal ini dikatakan oleh sebagian ulama Syafi’iyah. Namun Imam Nawawi (salah satu ulama besar Syafi’iyah) dan ulama Syafi’iyah lainnya melemahkan pendapat ini. Ada yang mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Muharram, sebagaimana hal ini dikatakan oleh Al Hasan Al Bashri dan pendapat ini dikuatkan oleh Imam Nawawi. Sebagian ulama yang lain mengatakan bahwa yang lebih utama adalah bulan Dzulhijjah. Ini adalah pendapat Sa’id bin Jubair dan lainnya, juga dinilai kuat oleh penulis Latho-if Al Ma’arif (hal. 203), yaitu Ibnu Rajab Al Hambali.

Semoga bulan Rajab menjadi ladang bagi kita untuk beramal sholih.

—

@ Pesantren Darush Sholihin, Panggang-Gunungkidul, diselesaikan 27 Jumadal Akhiroh 1434 H

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Muslim.Or.Id

Kita berlanjut ke persiapkan yang ketiga,adapun yang perlu kita persiapkan dalam menyambut bulan yang penuh maghfiroh ini adalah uang atau persiapan materi.jangan salah tanggap dulu persiapan materi disini bukan untuk mudik atau lebaran yang identik dengan yang baru,meskipun tidak di pungkiri kalau semuai itu memerlukan uang,tetapi untuk sementara ini kita ketepikan dulu yang terpenting adalah mempersiapkan uang untuk bersedekah di bulan ramadhan.Rasulullah SAW saat bulan ramadhan sangat dermawan,ga ada tandingannya deh kedermawaan beliau. beliau bersedekah seperti angin sangat cepat dan kilat.tentu kita sebagai ummatnya harus mencontoh beliau dong.Mulai saat ini dan juga detik ini mari kita belajar menghemat,menyisihkan sebagian uang jajan untuk di tabung.tapi jangan kurangi loh jatah untuk bersedekahnya.hehe..mentang-mentang mau bulan ramadhan begitu datang kemasjid ada kotak amal di cuekin bilangnya duitnya di kumpulin mau buat sedekah di bulan ramadhan,bukan seperti masBro/MbaSis,sedekah mesti jalan terus meski bukan bulan Ramadhan, setujukan??


Mari kita persiapkan diri mulai sekarang agar kita bisa memaksimalkan ibadah di bulan yang agung nanti,melatih diri agar nantinya kita merasa terbiasa. "Allahumma barik lanna fii rajab wa sya'ban wa ballighna Ramadhan (Ya Alllah berkahi kami di bulan Rajab dan sya'ban dan sampaikanlah kami di bulan Ramadhan).tentu kita sudah faham dong dengan doa ini,bagi yang belum baca doa ini silahkan baca berhubung ini sudah bulan Rajab.semoga umur kita bisa sampai di bulan Ramadhan dan bisa memaksimalkan ibadah kita di bulan nan agung nanti..aamiin


Selasa, 07 Januari 2014

mengingat mati

Kematian itu akan datang pada semua makhluk hidup yang ada didunia ini tak terkecuali manusia.setiap kita pasti akan merasakan mati entah besok,lusa atau tahun depan yang pasti kematian itu akan menghampiri kita dan kita tidak akan bisa menolak saat ajal menjemput kita
kematian bersifat memaksa dan siap menghampiri manusia walaupun kita berusaha menghindar dari resiko-resiko kematian. Allah SWT berfirman di dalam QS ali-Imron :154 '..meskipun kamu ada dirumahmu, niscaya orang-orang yg telah ditetapkan akan mati terbunuh itu keluar (juga) ketempat mereka terbunuh.'
kematian akan mengejar siapapun meskipun ia berusaha menghindar dan berlindung di balik benteng yang kokoh atau berlindung di balik teknologi ke dokteran yang canggih.
katakanlah,"sesungguhnya kematian yang kamu lari padanya,ia pasti menemui kamu,kemudian kamu akan di kembalikan kepada (Allah),Yang Mengetahui Yang Gaib dan Yang nyata,lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan."(QS al-Jumuah:8)
kematian tidak dapat diprediksi kapan datang karena kematian itu akan datang secara tiba-tiba.kematian adalah rahasia Allah tak ada seorang manusia pun yang mengetahui rahasia Allah mengenai kematian.
"sesungguhnya hanya di sisi Allah ilmu tentang hari kiamat,dan Dia menurunkan hujan,dan Dia yang menurunkan hujan,dan mengetahui apa yang ada dalam rahim.dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui (dengan pasti) apa yang akan di kerjakan besok.dan tidak ada seorang pun yang dapat mengetahui dibumihanguskan mana dia akan mati.sungguh,Allah Maha mengetahui Maha mengenal."(QS Luqman:34)
kematian waktunya telah ditentukan oleh Allahtidak dapat ditunda di percepat atau pun di batalkan
"Dan Allah tidak akan menunda (kematian) seseorang apa bila waktu kematiannya telah datang.dan Allah Maha teliti terhadap apa yang kamu kerjakan."(QS al-Munafiqun :11)
DAHSYATNYA RASA sAKIT SAAT SAKARATUL MAUT
 pernahkah kita membayangkan bagaimana rasanya sakit saat sakaratul maut tiba??
Nabi Muhammad SAW bersabda,sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang.(HR tarmidzi)
di hadits lain Rasulullah SAW bersabda,"kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon yang penuh duri yang menancap di selembar kain sutera,apakah batang pohon duri itu dapat diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek?? (HR Bukhari)
seperti itulah rasa sakit saat sakaratul maut yang telah di gambarkan Rasulullah SAW,bisakah kita membayangkan betapa sakitnya sakaratul maut itu?
Imam Ghazali berpendapat:"rasa sakit yang dirasakan selama sakaratul maut menghujam jiwa dan menyebar keseluruh anggota tubuh sehingga bagian tubuh orang yang sedang sakarat merasakan dirinya di tarik-tarik dan dicerabut dari setiap urat Nadi,urat syaraf,persendian hingga dari setiap akar rambut dan kulit kepala kaki..
Semoga artikel ini bisa bermanfaat dan bisa bisa menjadi penyemangat diri (khusunya buat saya pribadi) agar bisa memperbaiki kualitas dan kuantitas ibadah kita.dan agar kita selalu ingat akan adanya kematian.dunia adalah tempat persinggahan kita sebelum kita pulang kekampung akhirat.
Salam ukhuwah
wassalamu'alaikum warrahmatullahi wabarokatuh

Minggu, 05 Januari 2014

renungan malam untuk jiwa-jiwa yang mengharapkan pertemuan dengan-Nya

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh..

Bang,tante,Oom,mas,adek,Ibu,bapak,Mbak,Nenek,Anies dan semua sahabat mayaku dari pada kita malam minggu menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat apa lagi menghabiskan waktu untuk hal-hal yang berbau maksiat mending kita merenung sejenak,merenungi jiwa ini..semoga renungan di bawah ini bisa menggugah hati dan bisa menyemangati jiwa kita agar bisa lebih semangat lagi dalam menjalani hari-hari kita..

Bismillahirrahmanirrahim...

Wahai jiwa yang penuh dosa..
Bersegeralah meminta ampunan-Nya
jangan kau terlena oleh keindahan dunia yang fatamorgana
Yang akan menjadikan kau terhina
dan kelak akan mendapat adzab-Nya

Wahai jiwa-jiwa yang kotor
bersegeralah menyucikan jiwamu dengan air wudhu
sucikan jiwamu dari segala macam kesyirikan
karena sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang menyucikan jiwa
dan merugilah orang yang mengotorinya.

Wahai jiwa yang selalu hidup dalam kepura-puraan
Ingatlah Allah Maha Tahu setiap lirikan matamu
setiap apa yang terbesit didalam hatimu
tak ada satupun yang luput dari tatapan-Nya
gerak-gerik yang kau lakukan selalu dalam pengawasan-Nya

Wahai jiwa yang sombong dan angkuh
engkau adalah manusia yang Lemah
tidak punya apa-apa untuk bisa di banggakan
Untuk apa kesombonganmu kau pertahankan
semua itu hanya akan membuat murka Tuhan semesta alam

Wahai jiwa yang lemah Iman..
bangkitlah engkau dari keterpurukan
jangan kau mengikuti langkah-langkah syetan yang akan menyesatkanmu
sesungguhnya syetan adalah musuh yang nyata bagimu

wahai jiwa yang enggan untuk bersyukur
renungilah betapa banyak nikmat yang telah Allah berikan kepadamu
jika kau menghitungnya niscaya kau tidak akan pernah sanggup untuk menghitungnya
maka Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan???
Allah memberimu mata untuk melihat
namun tak jarang kau gunakan matamu untuk melihat sesuatu yang dilarang Allah
sesuatu yang diharamkan oleh Allah
Tidakkah engkau tahu kelak matamu akan menjadi saksi bagimu di hadapannya
Allah memberikan engkau mulut
namun mulutmu sering kau gunakan untuk berbohong,berdusta,menghibah saudaramu
bahkan terkadang kau gunakan mulutmu untuk menyakiti hati saudaramu
engkau terlalu sibuk dengan aib orang lain tanpa melihat aib sendiri
Tidak kah engkau sadar semua kata yang keluar dari mulutmu akan dihisab di hari akhirat?
Allah memberimu telinga
namun jarang kau gunakan untuk mendengarkan ayat-ayat Allah
apakah engkau lupa kelak di akhirat mata,telinga mulut,tangan dan kaki akan berbicara
dan menjadi saksi untuk dirimu sendiri
Allah memberimu tangan
Namun tangan ini sering kau gunakan untuk menyakiti orang lain
Tidakkah kau lihat diluar sana banyak saudara-saudara kita yang tidak dikasih nikmat yang satu ini oleh Allah
sedang kita yang di ciptakan sempurna oleh Allah jarang mensyukuri nikmat-Nya
Allah memberimu kaki
namun kaki ini lebih sering melangkah ketempat-tempat maksiat dibanding melangkah kerumah Allah
Ingatlah jiwa yang enggan bersyukur
setiap yang dilakukan didunia ini akan di mintai pertanggung jawabannya dihadapan Allah meskipun perbuatan yang kita lakukan hanya sebiji Zarrah
===============================================
renungan buat diriku sendiri yang sering lalai dalam mengingat Allah dan mensyukuri nikmat-nikmat-Nya
=====================================================================

Kamis, 02 Januari 2014

karena islam aku menemukan kebahagian

Islam mengajari aku kesopanan
Islam mengajari aku akan keindahan
 Islam mengajari aku persaudaraan
 Islam mengajari aku cinta

Islam mengajari aku kasih sayang Islam mengajari aku arti sebuah pengorbanan
Karena islam-lah aku mengenal jati diriku
Betapa dulu aku terseok-seok dalam menuntukan arah mana yg hendak aku tuju
Namun setelah aku mengetahui ajaran islam aku tak pernah ragu dalam langkahku
Islam penunjuk arah dalam kehidupanku

Betapa dulu aku sering di kuasai oleh emosi dan nafsuku
 Aku begitu mudah marah hanya karena persoalan yang sepele
 Aku sering uring-uringan jika ada sesuatu yang tak sefaham dengan diriku

Namun setelah aku belajar tentang ajaran islam aku sadar betapa diri ini sering di perbudak oleh hawa nafsu
Diri ini sering menjadi budak setan yang mengantarkan kepada kesesatan
Dari islam-lah aku belajar sabar..
Islam datang membawa kebahagiaan dalam kehidupanku
 Ia penerang dari gelapnya jiwaku

Sungguh beruntung orang-orang yang belajar mengenal islam
Islam itu sangat indah Keindahannya tidak bisa dilukiskan kata-kata
Tak bisa di bayangkan oleh mata
 Hanya bisa dirasakan oleh hati yang jernih

Syukurku pada-Mu Ya Rabb karena Engkau telah memperkenalkan aku dengan ajaran-Mu
Jangan Kau cabut Iman dan islam dari dalam hati hamba

 Ya Allah Kokohkanlah di hati
 Kuatkanlah Ya Allah
Agar aku bisa menghadapi setiap episode hidup ini di dalam
Naungan Cinta-Mu..Aamiin
Assalamu'alaikum sahabat.. Selamat beraktifitas..
 Semoga jalinan ukhuwah ini selalu terjaga di dalam naungan keridhaan-Nya

Selasa, 17 September 2013

jalan yang lurus

Hidup adalah tentang sebuah perjalanan. Yaitu perjalanan menuju Sang Pemberi Hidup Allah Azza wa jalla. Allah sudah memberitahukan melalui insan yang mulia yaitu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam akan sebuah jalan yang lurus yaitu jalan yang akan menyampaikan seorang hamba kepada Rabb-nya. Jalan yang apabila di lalui ia akan selamat dan bahagia. Selain itu Rasulullah juga sudah memberitakan akan sebuah jalan yang sesat yaitu jalan yang menghantarkan seorang hamba kepada kemurkaan-Nya. Jalan tersebut apabila di lalui pasti ia akan sengsara.

Jalan menuju kebahagiaan dan keselamatan sangat amat sulit untuk di daki, jalan itu penuh dengan ronah dan duri-duri tajam. Perlu perjuangan keras, kesabaran, ketabahan agar bisa mencapai tujuan. Adakalanya ia akan terjatuh, tergelincir, dan kesakitan. Namun bagi orang yakin dan menginginkan kebahagiaan ia akan terus mencoba untuk bangkit, dan terus bangkit. Ia akan terus melangkahkan kaki dan menapaki jalan itu. ia tak peduli dengan ronah dan duri-duri tajam yang menghadang.
Rasa sakit hanya sementara, kelelahan yang ia rasakan hanya sesaat. Kelelahan dan rasa sakit akan tergantikan dengan sebuah kenikmatan yang tiada terkira yaitu kebahagiaan dan syurga yang di janjikan oleh Allah.

Namun sebaliknya jalan menuju kesesatan atau kemurkaan Allah sangat mudah untuk di lalui. Sehingga banyak orang yang mengikuti jalan itu, ibarat sebuah jalanan turunan yang apabila di lalui seseorang ia akan memudahkan orang tersebut untuk melaluinya. Karena mudahnya jalan itu banyak orang yang tersesat karenanya. Yang terlihat mudah justru akan membawa kesengsaraan.
Dan membawa kepada kemurkaan Allah.

Banyak orang yang salah jalan tapi merasa tenang karena banyak teman yang salah. Beranilah untuk menjadi benar walau sendirian..

Ya Allah tunjukanlah kami jalan yang lurus yaitu jalan orang-orang yang KAU ridhoi.

Allah telah menyiapkan dua jalan yaitu jalan yang lurus yang apabila akan memperoleh kenikmatan yang sangat besar. Dan jalan yang sesat yaitu jalan yang apabila di lalui akan mendapatkan kesengsaraan. So which one your choice. pilihan ada di tanganmu. Setiap pilihan yang di ambil selalu akan ada konsekuensinya. Jalan apapun yang kau pilih akan ada perhitungannya. Jika menginginkan kebahagiaan dan kesudahan yang baik sudah pasti jalan yang lurus menjadi tujuannya. Karena pada hakikatnya hidup adalah sebuah perjalanan panjang menuju Rabb Yang Maha kuasa.

Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalanKu yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalanNya. [Al An’am:153].

 Artikel penyemangat diri.m,

Sabtu, 29 Juni 2013

hakikat cinta

Betapa cinta manusia sering menjadi fitnah terbesar bagi hati. Mengapa saya bilang demikian? Coba kita lihat dan perhatian orang-orang yang sedang jatuh cinta? Hidup mereka kebanyakan tak terurus, tidur tak lelap makan pun tak enak hingga mengakibatkan badan menjadi kurus. Pernah baca kan cerita cinta Laila dan Majnun, atau mungkin kisah yang serupa seperti romeo dan juliet atau rama dan sinta. kisah percintaan dua anak manusia yang amat memilukan, betapa tidak demi sang wanita yang di cintainya, ia rela hidup menderita, ia tinggalkan harta, ia tinggalkan dunia bahkan ia sampai lupa untuk mengurusi dirinya. Yang ia ingat hanyalah kekasih hatinya, baginya hidupnya tiada artinya tanpa sang kekasih. Yang pada akhirnya ia menjadi seperti orang yang kehilangan akalnya hanya karena tidak bisa mengendalikan cintanya. Begitu besarkah fitnah cinta?

Bagi ahli ibadah cinta kepada lawan jenis pun seringkali menjadi fitnah yang besar. Pernah dengar cerita tentang seorang pemuda yang ahli ibadah yang jatuh cinta kepada seorang wanita. Dan karena cinta nya itu ia kehilangan kekhusyu'an dalam sholatnya sampai-sampai ia harus mengulang-ulang sholatnya tapi tetap nihil, alhasil kekhusyu'an tidak ia dapatkan yang ada namanya yang selalu bertengger di dalam hatinya dan wajah cantiknya yg selalu menghantuinya dalam ibadahnya. Karena hal itu si pemuda ahli ibadah menangis sejadi-jadinya di hadapan Rabb-Nya meminta ampun atas dosa dan kekhilafan yang di lakukannya serta meminta agar cinta pada lawan jenisnya tidak menjadi fitnah bagi dirinya dan juga hatinya.

Itulah cinta yang terkadang bisa menjadi fitnah bagi si pelakunya. Bahkan seseorang yang ahli ibadah pun bisa terfitnah karena cinta lawan jenisnya. Namun tidak di pungkiri terkadang cinta kepada manusia bisa berbuah kepada ketaatan. Bahkan cinta bisa menjadi jalan manusia mendapat hidayah-Nya.

Tentu sahabat semua sudah sering mendengar cinta para sahabat Rasulullah. Para sahabat menjadikan cintanya sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah. Bahkan mereka rela berkorban jiwa, raga dan harta serta keluarga demi mendapatkan cinta Allah dan Rasul-Nya. Itulah hakikat cinta yang sesungguhnya, cinta yang seharusnya di miliki oleh setiap manusia yang mengaku sebagai hamba Allah. Cinta yang di sandarkan pada Allah dan Rasul-Nya. Cinta yang tidak menjadi fitnah bagi dirinya namun cinta itu bisa berbuah ketaatan dan keimanan dalam hatinya.

Dalam al-Qur'an surat at-taubah ayat 24 Allah berfirman :

{ قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللهُ بِأَمْرِهِ } التوبة : 24)

Dalam ayat di atas Allah menegaskan bahwa ketika cinta kepada manusia baik kepada istri, anak, bapak, ibu, saudara, bahkan harta melebihi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya serta jihad fii sabilillah maka Allah akan memberi keputusan terhadapnya.

Astaghfirullah.. Coba kita lihat diri kita. Sudahkah cinta kita seperti ayat di atasa atau bahkan malah bertentangan dengan ayat di atas. Coba tengok diri, betapa diri sering tergadai hanya karena cinta manusia yang semu. Bahkan karena cinta kepada lawan jenis, kita sering menghianati cinta Allah. Bukan hanya sekali bahkan berkali-kali. Sholat sering tidak khusyu', niat sering salah, airmata ini seakan-akan mudah sekali mengalir ketika mengingat dia sang kekasih namun ketika mengingat dosa-dosa dan kemaksiatan yang di lakukan airmata ini rasanya susah sekali untuk mengalir. Betapa banyak waktu yang terbuang sia-sia hanya karena memikirkannya. Hati ini hanya sibuk mengingatnya pantaslah kalau hati ini sering galau karena hati kita hanya di penuhi oleh cinta manusia.

Dalam Al-Qur'an Allah berfirman "alladziina aamanuu wa tathmainnu quluubuhum bidzikrillahi, alaa bidzikrillahi tathmainnul qullub" ( yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram).

Berarti sudah sangat jelas ketika hati galau, resah dan gundah gulana hati kita pasti di penuhi cinta manusia bukan cinta kepada Sang Pencipta manusia. Mari kita banyak-banyak lihat diri. Sudahkah cinta kita berada di atas jalan yang benar. Jalan yang bisa menghantarkan keridhoan-Nya atau bahkan cinta kita menyimpang dari jalan lurus-Nya yang bisa mengantarkan kita kepada kemurkaan-Nya. Cinta bisa berbuah syurga, alangkah indah dan bahagianya jika cinta kita berbuah syurga, tapi cinta juga bisa berbuah neraka. Dan alangkah meruginya jika cinta kita berbuah neraka.

Tulisan ini saya buat mengingatkan diri sendiri bukan bermaksud untuk menggurui. Siapalah diri untuk menggurui, saya hanya seorang wanita yang sedang belajar menata diri dan juga menata hati. Terakhir saya minta maaf apabila ada kesalahan baik dari tingkahlaku maupun tutur kata yang kurang sopan.

Semoga bermanfaat. Yang benar dari Allah dan yang salah dari diri saya yang dhoif