Minggu, 05 Januari 2014

renungan malam untuk jiwa-jiwa yang mengharapkan pertemuan dengan-Nya

Assalamu'alaikum warrahmatullahi wabarakatuh..

Bang,tante,Oom,mas,adek,Ibu,bapak,Mbak,Nenek,Anies dan semua sahabat mayaku dari pada kita malam minggu menghabiskan waktu untuk hal-hal yang tidak bermanfaat apa lagi menghabiskan waktu untuk hal-hal yang berbau maksiat mending kita merenung sejenak,merenungi jiwa ini..semoga renungan di bawah ini bisa menggugah hati dan bisa menyemangati jiwa kita agar bisa lebih semangat lagi dalam menjalani hari-hari kita..

Bismillahirrahmanirrahim...

Wahai jiwa yang penuh dosa..
Bersegeralah meminta ampunan-Nya
jangan kau terlena oleh keindahan dunia yang fatamorgana
Yang akan menjadikan kau terhina
dan kelak akan mendapat adzab-Nya

Wahai jiwa-jiwa yang kotor
bersegeralah menyucikan jiwamu dengan air wudhu
sucikan jiwamu dari segala macam kesyirikan
karena sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang menyucikan jiwa
dan merugilah orang yang mengotorinya.

Wahai jiwa yang selalu hidup dalam kepura-puraan
Ingatlah Allah Maha Tahu setiap lirikan matamu
setiap apa yang terbesit didalam hatimu
tak ada satupun yang luput dari tatapan-Nya
gerak-gerik yang kau lakukan selalu dalam pengawasan-Nya

Wahai jiwa yang sombong dan angkuh
engkau adalah manusia yang Lemah
tidak punya apa-apa untuk bisa di banggakan
Untuk apa kesombonganmu kau pertahankan
semua itu hanya akan membuat murka Tuhan semesta alam

Wahai jiwa yang lemah Iman..
bangkitlah engkau dari keterpurukan
jangan kau mengikuti langkah-langkah syetan yang akan menyesatkanmu
sesungguhnya syetan adalah musuh yang nyata bagimu

wahai jiwa yang enggan untuk bersyukur
renungilah betapa banyak nikmat yang telah Allah berikan kepadamu
jika kau menghitungnya niscaya kau tidak akan pernah sanggup untuk menghitungnya
maka Nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan???
Allah memberimu mata untuk melihat
namun tak jarang kau gunakan matamu untuk melihat sesuatu yang dilarang Allah
sesuatu yang diharamkan oleh Allah
Tidakkah engkau tahu kelak matamu akan menjadi saksi bagimu di hadapannya
Allah memberikan engkau mulut
namun mulutmu sering kau gunakan untuk berbohong,berdusta,menghibah saudaramu
bahkan terkadang kau gunakan mulutmu untuk menyakiti hati saudaramu
engkau terlalu sibuk dengan aib orang lain tanpa melihat aib sendiri
Tidak kah engkau sadar semua kata yang keluar dari mulutmu akan dihisab di hari akhirat?
Allah memberimu telinga
namun jarang kau gunakan untuk mendengarkan ayat-ayat Allah
apakah engkau lupa kelak di akhirat mata,telinga mulut,tangan dan kaki akan berbicara
dan menjadi saksi untuk dirimu sendiri
Allah memberimu tangan
Namun tangan ini sering kau gunakan untuk menyakiti orang lain
Tidakkah kau lihat diluar sana banyak saudara-saudara kita yang tidak dikasih nikmat yang satu ini oleh Allah
sedang kita yang di ciptakan sempurna oleh Allah jarang mensyukuri nikmat-Nya
Allah memberimu kaki
namun kaki ini lebih sering melangkah ketempat-tempat maksiat dibanding melangkah kerumah Allah
Ingatlah jiwa yang enggan bersyukur
setiap yang dilakukan didunia ini akan di mintai pertanggung jawabannya dihadapan Allah meskipun perbuatan yang kita lakukan hanya sebiji Zarrah
===============================================
renungan buat diriku sendiri yang sering lalai dalam mengingat Allah dan mensyukuri nikmat-nikmat-Nya
=====================================================================

Kamis, 02 Januari 2014

karena islam aku menemukan kebahagian

Islam mengajari aku kesopanan
Islam mengajari aku akan keindahan
 Islam mengajari aku persaudaraan
 Islam mengajari aku cinta

Islam mengajari aku kasih sayang Islam mengajari aku arti sebuah pengorbanan
Karena islam-lah aku mengenal jati diriku
Betapa dulu aku terseok-seok dalam menuntukan arah mana yg hendak aku tuju
Namun setelah aku mengetahui ajaran islam aku tak pernah ragu dalam langkahku
Islam penunjuk arah dalam kehidupanku

Betapa dulu aku sering di kuasai oleh emosi dan nafsuku
 Aku begitu mudah marah hanya karena persoalan yang sepele
 Aku sering uring-uringan jika ada sesuatu yang tak sefaham dengan diriku

Namun setelah aku belajar tentang ajaran islam aku sadar betapa diri ini sering di perbudak oleh hawa nafsu
Diri ini sering menjadi budak setan yang mengantarkan kepada kesesatan
Dari islam-lah aku belajar sabar..
Islam datang membawa kebahagiaan dalam kehidupanku
 Ia penerang dari gelapnya jiwaku

Sungguh beruntung orang-orang yang belajar mengenal islam
Islam itu sangat indah Keindahannya tidak bisa dilukiskan kata-kata
Tak bisa di bayangkan oleh mata
 Hanya bisa dirasakan oleh hati yang jernih

Syukurku pada-Mu Ya Rabb karena Engkau telah memperkenalkan aku dengan ajaran-Mu
Jangan Kau cabut Iman dan islam dari dalam hati hamba

 Ya Allah Kokohkanlah di hati
 Kuatkanlah Ya Allah
Agar aku bisa menghadapi setiap episode hidup ini di dalam
Naungan Cinta-Mu..Aamiin
Assalamu'alaikum sahabat.. Selamat beraktifitas..
 Semoga jalinan ukhuwah ini selalu terjaga di dalam naungan keridhaan-Nya

Selasa, 17 September 2013

jalan yang lurus

Hidup adalah tentang sebuah perjalanan. Yaitu perjalanan menuju Sang Pemberi Hidup Allah Azza wa jalla. Allah sudah memberitahukan melalui insan yang mulia yaitu Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam akan sebuah jalan yang lurus yaitu jalan yang akan menyampaikan seorang hamba kepada Rabb-nya. Jalan yang apabila di lalui ia akan selamat dan bahagia. Selain itu Rasulullah juga sudah memberitakan akan sebuah jalan yang sesat yaitu jalan yang menghantarkan seorang hamba kepada kemurkaan-Nya. Jalan tersebut apabila di lalui pasti ia akan sengsara.

Jalan menuju kebahagiaan dan keselamatan sangat amat sulit untuk di daki, jalan itu penuh dengan ronah dan duri-duri tajam. Perlu perjuangan keras, kesabaran, ketabahan agar bisa mencapai tujuan. Adakalanya ia akan terjatuh, tergelincir, dan kesakitan. Namun bagi orang yakin dan menginginkan kebahagiaan ia akan terus mencoba untuk bangkit, dan terus bangkit. Ia akan terus melangkahkan kaki dan menapaki jalan itu. ia tak peduli dengan ronah dan duri-duri tajam yang menghadang.
Rasa sakit hanya sementara, kelelahan yang ia rasakan hanya sesaat. Kelelahan dan rasa sakit akan tergantikan dengan sebuah kenikmatan yang tiada terkira yaitu kebahagiaan dan syurga yang di janjikan oleh Allah.

Namun sebaliknya jalan menuju kesesatan atau kemurkaan Allah sangat mudah untuk di lalui. Sehingga banyak orang yang mengikuti jalan itu, ibarat sebuah jalanan turunan yang apabila di lalui seseorang ia akan memudahkan orang tersebut untuk melaluinya. Karena mudahnya jalan itu banyak orang yang tersesat karenanya. Yang terlihat mudah justru akan membawa kesengsaraan.
Dan membawa kepada kemurkaan Allah.

Banyak orang yang salah jalan tapi merasa tenang karena banyak teman yang salah. Beranilah untuk menjadi benar walau sendirian..

Ya Allah tunjukanlah kami jalan yang lurus yaitu jalan orang-orang yang KAU ridhoi.

Allah telah menyiapkan dua jalan yaitu jalan yang lurus yang apabila akan memperoleh kenikmatan yang sangat besar. Dan jalan yang sesat yaitu jalan yang apabila di lalui akan mendapatkan kesengsaraan. So which one your choice. pilihan ada di tanganmu. Setiap pilihan yang di ambil selalu akan ada konsekuensinya. Jalan apapun yang kau pilih akan ada perhitungannya. Jika menginginkan kebahagiaan dan kesudahan yang baik sudah pasti jalan yang lurus menjadi tujuannya. Karena pada hakikatnya hidup adalah sebuah perjalanan panjang menuju Rabb Yang Maha kuasa.

Dan bahwa (yang Kami perintahkan) ini adalah jalanKu yang lurus, maka ikutilah dia; dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan (yang lain), karena jalan-jalan itu mencerai-beraikan kamu dari jalanNya. [Al An’am:153].

 Artikel penyemangat diri.m,

Sabtu, 29 Juni 2013

hakikat cinta

Betapa cinta manusia sering menjadi fitnah terbesar bagi hati. Mengapa saya bilang demikian? Coba kita lihat dan perhatian orang-orang yang sedang jatuh cinta? Hidup mereka kebanyakan tak terurus, tidur tak lelap makan pun tak enak hingga mengakibatkan badan menjadi kurus. Pernah baca kan cerita cinta Laila dan Majnun, atau mungkin kisah yang serupa seperti romeo dan juliet atau rama dan sinta. kisah percintaan dua anak manusia yang amat memilukan, betapa tidak demi sang wanita yang di cintainya, ia rela hidup menderita, ia tinggalkan harta, ia tinggalkan dunia bahkan ia sampai lupa untuk mengurusi dirinya. Yang ia ingat hanyalah kekasih hatinya, baginya hidupnya tiada artinya tanpa sang kekasih. Yang pada akhirnya ia menjadi seperti orang yang kehilangan akalnya hanya karena tidak bisa mengendalikan cintanya. Begitu besarkah fitnah cinta?

Bagi ahli ibadah cinta kepada lawan jenis pun seringkali menjadi fitnah yang besar. Pernah dengar cerita tentang seorang pemuda yang ahli ibadah yang jatuh cinta kepada seorang wanita. Dan karena cinta nya itu ia kehilangan kekhusyu'an dalam sholatnya sampai-sampai ia harus mengulang-ulang sholatnya tapi tetap nihil, alhasil kekhusyu'an tidak ia dapatkan yang ada namanya yang selalu bertengger di dalam hatinya dan wajah cantiknya yg selalu menghantuinya dalam ibadahnya. Karena hal itu si pemuda ahli ibadah menangis sejadi-jadinya di hadapan Rabb-Nya meminta ampun atas dosa dan kekhilafan yang di lakukannya serta meminta agar cinta pada lawan jenisnya tidak menjadi fitnah bagi dirinya dan juga hatinya.

Itulah cinta yang terkadang bisa menjadi fitnah bagi si pelakunya. Bahkan seseorang yang ahli ibadah pun bisa terfitnah karena cinta lawan jenisnya. Namun tidak di pungkiri terkadang cinta kepada manusia bisa berbuah kepada ketaatan. Bahkan cinta bisa menjadi jalan manusia mendapat hidayah-Nya.

Tentu sahabat semua sudah sering mendengar cinta para sahabat Rasulullah. Para sahabat menjadikan cintanya sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah. Bahkan mereka rela berkorban jiwa, raga dan harta serta keluarga demi mendapatkan cinta Allah dan Rasul-Nya. Itulah hakikat cinta yang sesungguhnya, cinta yang seharusnya di miliki oleh setiap manusia yang mengaku sebagai hamba Allah. Cinta yang di sandarkan pada Allah dan Rasul-Nya. Cinta yang tidak menjadi fitnah bagi dirinya namun cinta itu bisa berbuah ketaatan dan keimanan dalam hatinya.

Dalam al-Qur'an surat at-taubah ayat 24 Allah berfirman :

{ قُلْ إِنْ كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَاؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنَ اللهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُوا حَتَّى يَأْتِيَ اللهُ بِأَمْرِهِ } التوبة : 24)

Dalam ayat di atas Allah menegaskan bahwa ketika cinta kepada manusia baik kepada istri, anak, bapak, ibu, saudara, bahkan harta melebihi cinta kepada Allah dan Rasul-Nya serta jihad fii sabilillah maka Allah akan memberi keputusan terhadapnya.

Astaghfirullah.. Coba kita lihat diri kita. Sudahkah cinta kita seperti ayat di atasa atau bahkan malah bertentangan dengan ayat di atas. Coba tengok diri, betapa diri sering tergadai hanya karena cinta manusia yang semu. Bahkan karena cinta kepada lawan jenis, kita sering menghianati cinta Allah. Bukan hanya sekali bahkan berkali-kali. Sholat sering tidak khusyu', niat sering salah, airmata ini seakan-akan mudah sekali mengalir ketika mengingat dia sang kekasih namun ketika mengingat dosa-dosa dan kemaksiatan yang di lakukan airmata ini rasanya susah sekali untuk mengalir. Betapa banyak waktu yang terbuang sia-sia hanya karena memikirkannya. Hati ini hanya sibuk mengingatnya pantaslah kalau hati ini sering galau karena hati kita hanya di penuhi oleh cinta manusia.

Dalam Al-Qur'an Allah berfirman "alladziina aamanuu wa tathmainnu quluubuhum bidzikrillahi, alaa bidzikrillahi tathmainnul qullub" ( yaitu orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tentram).

Berarti sudah sangat jelas ketika hati galau, resah dan gundah gulana hati kita pasti di penuhi cinta manusia bukan cinta kepada Sang Pencipta manusia. Mari kita banyak-banyak lihat diri. Sudahkah cinta kita berada di atas jalan yang benar. Jalan yang bisa menghantarkan keridhoan-Nya atau bahkan cinta kita menyimpang dari jalan lurus-Nya yang bisa mengantarkan kita kepada kemurkaan-Nya. Cinta bisa berbuah syurga, alangkah indah dan bahagianya jika cinta kita berbuah syurga, tapi cinta juga bisa berbuah neraka. Dan alangkah meruginya jika cinta kita berbuah neraka.

Tulisan ini saya buat mengingatkan diri sendiri bukan bermaksud untuk menggurui. Siapalah diri untuk menggurui, saya hanya seorang wanita yang sedang belajar menata diri dan juga menata hati. Terakhir saya minta maaf apabila ada kesalahan baik dari tingkahlaku maupun tutur kata yang kurang sopan.

Semoga bermanfaat. Yang benar dari Allah dan yang salah dari diri saya yang dhoif

Kamis, 20 Juni 2013

Tetaplah indah


OLEH:MAS AGUS SUPRIYATNA

seorang anak sambil menangis kembali kerumah.ia menangis semakin keras ketika bertemu ibunya.ia merasa segala usahanya tidak di hiraukan baik oleh guru maupun teman-teman kelasnya.ia telah berusaha namun seakan-akan ushanya tidak layak dihargai.ia menjadi benci akan teman-temannya.ia pun menjengkeli geurunya.

setelah mendengar keluhan anaknya,sang ibu bertanya.'pernahkah engkau memperhatikan kembang bakung milik tetangga di lorong jalan ke rumah kit?' anak itu menggelengkan kepala.

'bakung itu berkembang setiap pagi,dan di akhir hari kembang bakung tersebut akan layu dan mati.namun sebelum mati,ia telah memberikan yang terindah,ia telah memancarkan keindahannya.' anak itu berhenti menangis dan mendengarkan dengan penuh hati.

'setiap hari ia memberikan keindahan yang sama.setiap hari ia memberikan keharuman yang sama walau kadang tak di hiraukan orang keindahannya tak pernah berkurang karena engkau tak pernah memperhatikannya.ia tak pernah bersedih bila tak di perhatikan orang.karena ia tahu bahwa dalam hidupnya ia cuman satu misi yakni memberikan keindahan.anak itu pun memahami maksud ibunya.


********************************************

Sahabat..mungkin tidak gampang menunjukan 'keindahan' kita dikala sesuatu yang berada di sekitar kita adalah kebalikannya.namun,bukankah Tuhan Maha penyayang sehingga kasih-NYa masih terpancar didunia ini walau kini penuh dengan kesesakan,keputus asaan,kerusakan..

Dan Tuhanpun menciptakan manusia dengan segala kekhasan sifat.sungguh sesuatu yang sia-sia jika selama hidup kita tak pernah memberikan 'keindahan' layaknya bunga bakung itu.

Sahabat tetaplah INDAH walau dunih tak lagi Ramah...

sahabat tetaplah bermanfaat bagi siapapun,karena dengan siapa lagi kita hidup di dunia...

Sahabat tetaplah tersenyum

Tabiat manusia tak akan pernah puas

Seseorang mulai berjualan ikan segar di pasar.ia memasang papan pengumuman bertuliskan "DISINI JUAL IKAN SEGAR"

Tidak lama kemudian datanglah seorang pengunjung yang menanyakan tentang tulisannya,"mengapa kau tuliskan kata 'DISINI?' bukankah semua orang sudah tahu kalau kau berjualan DISINI,bukan DISANA?"

"Betul juga!" pikir si penjual ikan,lalu di hapusnya kata "DISINI" dan tinggallah tulisan "JUAL IKAN SEGAR"

Tidak lama kemudian datang pengunjung kedua yang juga menanyakan tulisannya,

"Mengapa kau pakai kata "SEGAR"? bukankah semua orang sudah tahu kalau yang kau jual adalah ikan segar,bukan ikan busuk?"

"Benar juga!" pikir si penjual ikan.lalu di hapusnya kata "SEGAR" dan tinggallah tulisan "JUAL IKAN"

Sesaat kemudian datanglah pengunjung ketiga yang menanyakan tulisannya,"Mengapa kau tulis kata "JUAL"? bukankah semua orang sudah tahu kalau ikan ini untuk di jual,bukan di pamerkan?"

"Benar juga," pikir si penjual ikan.lalu di hapusnya kata "JUAL" dan tinggallah tulisan "IKAN"

Selang beberap waktu kemudian,datang pengunjung ke empat,yang juga menanyakan tulisannya, "Mengapa kau tulis kata "IKAN"? bukankah semua orang sudah tahu kalau ini ikan,bukan daging?

"benar juga," pikir si penjual ikan,lalu diturunkannya papan pengumuman itu.

******

Sahabat,bila kita ingin memuaskan semua orang,maka yakinlah itu hal yang mustahil...atau bahkan kita malah justru merugikan diri sendiri.

jadi utamakan suara hati Anda....biarlah orang lain berpendapat...,tapi saringlah,cerna kembali pendapat mereka...apa sesuai dengan kata hati anda?..jika tidak,maka tegaslah tuk mengatakan...tidak!!!...Maaf..!!!!

Muslimah seperti mawar yang berduri



Seorang wanita sempurna seperti setangkai mawar berduri. Dan kesempurnaan mawar adalah pada durinya. Semua kisah, puisi, syair dari klasik hingga postmodern memberi tajuk 'mawar berduri' untuk gambaran kesempurnaan bunga. Namun terkadang orang menganggap duri pada mawar menganggu, merusak, bahkan menghalangi keindahan kelopak mawar. Padahal justru dengan itulah setangkai mawar menjadi sempurna, terjaga, terlindungi, tak di petik sembarang orang.

Mawar adalah wanita.sedangkan duri pada mawar adalah aturan yang melekat dari Allah bagi seorang wanita. Banyak orang mengatakan aturan yang Allah buat untuk wanita mengekang, sulit jodoh, hingga sulit untuk mendapatkan pekerjaan. padahal seperti duri pada mawar, justru aturan itu yang melindungi, menjaga dan membuat seorang wanita mulia.seperti duri yang menjadi penyempurna mawar. Maka aturan Allah yang menjadi penyempurna wanita. Dan jika mawar berduri adalah mawar yang sempurna, pastinya wanita dengan aturan yang melekat dari Tuhannya pula wanita yang sempurna.


Seorang wanita sempurna seperti mawar ditepi jurang, bukan mawar di tengah taman. jika mawar di tengah taman cenderung semua tangan bisa memetiknya, dari orang biasa hingga orang 'kurang ajar' yang nekad memetik walaupun ada tulisan "dilarang memetik bunga". walau ada larangannya tetap berani memetik. toh di bawah tulisan larangan itu hanya tertulis ancaman "denda sekian sekian puluh ribu atau kurungan sekian bulan". tapi jika ada di tepi jurang tentu tak semua tangan berani menyentuhnya.

Maka wanita tumbuhlah di tepi jurang. Hingga tak sembarang tangan lelaki bisa menyentuhmu. Hingga jika pun suatu saat ada seorang lelaki memetikmu. pastilah lelaki yang paling berani berkorban untukmu. bukan sembarang tangan, bukan sembarang orang, bukan sembarang lelaki. karena wanita bukanlah barang murah yang boleh di sentuh seenaknya. bukan pula barang hiasan yang bisa di petik dengan ancaman kecil


semoga bermanfaat

Di ambil dari artikel muslimah sholehah perindu surga

Salam Ukhuwah Fillah