Sabtu, 15 Juni 2013

Inikah Aku??


kadang merasa berat untuk menjadi diri sendiri,semua berlalu meninggalkan angan dan harapan yang sama dengan semua orang,bahwa fitrah manusia ingin yg enak dan bahagia,meskipun akan melenceng dari sunnah yg ada.wajib menjadi sunnah dan sunnah menjadi mubah,bahkan haram menjadi halal yang semua itu hanya untuk kenikmatan sesaat,kenikmatan yg hanya beberapa saat tetapi penyesalan seumur hidup,terbesit kata taubat di kala iman bertambah tetapi di kala syetan menghampirinya rasa itupun,keinginan itupun akan muncul kembaliyah itulah yang terjadi,mau di kata apa lagi..??

ketika orang menyadari bahwa pilihan Allah adalah yang terbaik baginya,tanpa terasa semuanya menjadi ringan tanpa beban,rasa nerimo selalu ada dan bersyukur atas apa yang ada,semua terasa bahagia meskipun musibah dan bencana datang akan terasa mudah dan ringan,"ah...kabeh kan kepunyaane Gusti Allah toh..lah wong awae dewe kan ga duwe opo-opo yo kudu ikhlas toh..kan kabeh cuman titipan" senyum kecil pun akan mengembang di bibir

tapi yang namanya fitrah manusia ya pasti semua itu tidak gampang bak mmbalik telapak tangan karena kebanyakan dari kita akan tertawa ketika bahagia dan menangis ketika dalam musibah,begitu dekat sekali sama Dia ketika dalam kesusuhan dan menjauh ketika dalam kenikmatan,semua telah di atur untuk berjalan pada skenario-Nya

ada kata-kata yang patut kita renungkan"tidak ada gembok yang tidak bisa di buka,tidak ada sampul yang tidak bisa dilepas.tidak ada jarak didunia ini yang tidak bisa di tempuh,dan tidak ada yg hilang itu di temukan tetapi semua ada saatnya dan waktunya,sabar,uasaha dan doa lalu tawakal adalah tugas insani dan mengenai hasil adalah kehendak dan milik Allah.

tetap tegar dalam menjalani hidup ini,pada waktu BILAL mengalami banyak siksaan,di cambuk,digebuk,di siksa,di jemur,namun dia selalu mengatakan,"ahad..ahad..ahad.(satu)"kalau dipir BILAL benar-benar memegang " Qul huwallahu ahad".seampainya di surga mungkin bilal menyadari betapa kecil pengorbanan yang dia lakukan,dan betapa sedikit yang telah di persembahkan,dan ternyata barang dagangan yang di tawarkan di surga lebih mahal nilainya sekian kali lipat dari pada harga yang bisa di bayarkan untuk mendaptkannya

Minggu, 09 Juni 2013

KetikaHari itu datang

Ketika kau bergelar menjadi suamiku, ketahuilah posisimu telah menggantikan ayah ibuku.

Perintahmu harus lebih aku hormati dari perintah ayah ibuku

Engkaulah yg mjd imamku saat itu, kemanapun kau berada di situlah aku akan selalu ada

Dengan ijab qabul yg kau lafazkan, hak orangtuaku dalam menjagaku beralih padamu

Tegur aku jika aku bersalah, nasehati aku jika aku terlupa namun jgn kau keras dgku krn aku mempunyai hati yg selembut salju

Kau tahu aku tercipta dari tulang rusuk yang bengkok. Cepat atau lambat kau akan tahu betapa betapa byk kekurangan yg aku miliki

Jangan kau mencoba meluruskan tulang rusukku dg paksa krn nanti bisa patah namun tegur dan nasehatilah aku dengan kelembutan hatimu

Niscaya kau akan mendapati kebaikan yang banyak dari dalam diriku.

Sabtu, 08 Juni 2013

Berjilbab Merupakan Kewajiban Seorang Muslim



Pada suatu hari ada seorang teman bertanya,"Mbak,emang perempuan itu wajib pakai jilbab yah? tapi aku lihat kok mereka yang memakai jilbab tingkah lakunya sama kayak orang yg ga pakai jilbab,jalan berdua sama cowok pergegangan tangan bahkan ditaman aku sering lihat cewek pakai jilbab tapi bermesra-mesraan sama cowok alias pacaran..?

jika ada seseorang bertanya seperti itu kepada anda apa jawaban yang akan anda berikan?

Inilah fenomena yang terjadi sekarang ini..ketika jilbab hanya di jadikan trend,mode ataupun sejenisnya..sehingga muncullah beraneka ragam jilbab gaul.emang tidak bisa dipungkiri banyak orang yang memakai jilbab namun kelakuan mereka/akhlak mereka sama dengan orang yang tidak memakai jilbab.Namun,saya yakin orang-orang yang seperti itu belum tahu dan belum faham tentang ajaran agamanya sehingga mereka sekedar ikut-ikutan trend yang sedang berkembang di abad ini.sekadar buat gaya.bisa dibilang sebagian dari mereka sudah bosan dengan rambut terurai sehingga mereka berpindah dengan gaya yang menurutnya sedang ngetren.sehingga banyak komentar-komentar yang salah dari masyarakat yang beranggapan miring terhadap orang yang memakai jilbab.mereka tidak tahu bahwa ada sebagian dari mereka yang memakai jilbab benar-benar ingin menjaga kesuciannya kehormataannya.karena seperti itulah seharusnya wanita berpakaian..pakaian yang diperintahkan oleh Allah,dan mereka tahu apa sebenarnya berjilbab dan untuk apa mereka berjilbab.

Islam mewajibkan ummatnya untuk menuntut ilmu,karena dengan ilmu pengetahuan seseorang akan faham dan mengerti apa yang dikerjakannya.sehingga tidak terjadi yang namanya" ikut-ikutan".orang yang ikut-ikutan tetap dimintai pertanggung jawaban oleh Allah.untuk itu janganlah ikut-ikutan jika kita tidak tahu tentang ilmunya.selain itu Iman juga harus di topang dengan ilmu pengetahuan karena dengan ilmu pengetahuan kita akan memahami hakikat penciptaan dan ke-Maha Besaran-Nya.


Jilbab adalah Wajib bagi seorang muslimah banyak ayat-ayat Allah yang memerintahkan kaum hawa untuk menutupi auratnya di antaranya Q.S an-Nur ayat 31 dan al-Ahzab ayat 59.jika Allah sudah menetapkan berjilbab adalah wajib bagi muslimah selayaknya kita sebagai makhluk ciptaan-Nya wajib mematuhi peraturan yang telah di buat oleh Allah.karena Dialah yang Maha tahu apa yang terbaik buat kita.Ibarat seseorang membeli sebuah product sudah pasti dalam product tersebut tercantum cara penggunaan dan perawatannya..mau tidak mau seseorang yang membeli product tersebut harus mengikuti aturan pakai yang tercatat sehingga ia bisa menggunakan product tersebut dengan optimal.begitu juga dengan diri wanita muslimah jika kita tidak mengikuti aturan Allah aturan siapalagi yang akan kita pakai.Aturan Allah-lah yang sudah pasti terbaik untuk kita.


Mulai detik ini mulai saat ini marilah kita menutupi aurat kita..kalau bukan sekarang kapan lagi.nanti belum tentu ada.hari esok belum tentu kita masih bernyawa.siapa tahu esok hari Allah mencabut nyawa kita apa yang akan kita pertanggung jawabkan dihadapan-Nya.apakah kita akan bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan  dari Allah karena kita telah melalaikan perintah-Nya.percayalah dengan menutupi aurat hati kita sedikit demi sedikit akan terhijabi namun dengan catatan kita memakai jilbab bukan untuk ikut-ikutan.memakai jilbab dengan niat karena Allah mengharap cinta dan Ridho Allah..mari kita sama-sama berusaha untuk menjadi muslimah yang sejati.Muslimah yang dicintai oleh Illahi..semoga bisa..Aamiin

Aku Rindu


lelah...
ku berjalan menyusuri setapak demi setapak jalan fatamorgana yg begitu indah namun menyilaukan mata ini hingga ku tertipu...
berkali kali ku jatuh dan tersungkur...
aku lelah...
entah dimana akhir perjalanan ini...

cinta...
akupun lelah dg cinta yg semu dan melenakan hati yg telah rapuh..
membuat jiwaku yg telah begitu keropos menjadi sekarat dan hampir mati...
aku ingin penantian ini akan segera berujung wlo ku takut kan ada hati yg lain yg terluka...

dia.... yg telah membawa lari tulang rusukku.
dimanakah??
siapakah....??
sedang apa....??
bukan ku hendak melukis bayangmu atau mengukir namamu...
namun aku RINDU...

Bukan aku tak yakin dengan janji-Nya
justru karena keyakinan inilah yang membuatku terus bertahan..
Bertahan dalam penantian..
Bertahan dalam kesucian
Bertahan dalam kesendirian
Hingga dia yang membawa lari tulang rusukku datang untuk menjemputku
Dan...
Membawaku ke sebuah istana cinta.

Aku Rindu...
Dengan dia yang Allah ciptakan untuk menjadi jodohku
Meskipun aku belum tahu dia ada dimana
Namun satu yang pasti dia ada
Dia ada di belahan bumi Allah yang lain

Hingga suatu saat nanti
jika memang sudah saatnya
Kita pasti akan di satukan oleh-Nya
Dan kita akan merajut cinta karena-Nya
Karena-Nya-lah kita bertemu
Karena-nya-lah kita bersatu

Duhai Sang Pemilik Cinta..
Aku titipkan rasa rindu ini hanya pada-Mu
Aku titipkan cinta ini hanya pada-Mu
Karena di tangan-Mu lah cinta ini akan indah
Pertemukan kami di jalan cinta-Mu

Suara hati seorang yang sedang merindu :)

corat-coret di tengah hari

Corat-coret di tengah hari



Pernah kah kita merasakan suatu keadaan dimana kita merasa tidak di hargai, tidak di butuhkan atau bahkan tidak di cintai??

Bagaimana perasaan kita saat itu pasti tidak enak bukan??

Sudah pasti perasaan kecewa, kesal, sebal, jengkel, dan sejenisnya berkecamuk di hati kita.mungkin jika di perbolehkan saat itu juga ingin melampiaskan kekesalan dan kekecewaan yang bertahta di hati kita. Bagaimana tidak kecewa ketika hasil kerja keras kita di anggap remeh oleh orang lain, tidak di hargai sama sekali.

Wajarkah Kekecewaan kita!!!
Pantaskah jika kita merasa terluka dengan perlakuan mereka??

"Manusia begitu mudahnya menyakiti orang lain dengan sifat keegoisan dan kesombongan yang ia miliki ia bisa dengan mudah menyakiti hati orang lain.Padahal ia hanyalah seorang manusia yang hina yang di ciptakan dari setetes air mani yang kotor. Namun ketika ia dianugerahkan sedikit kenikmatan hidup didunia ia jadi lupa akan kehinaan dirinya yang sesungguhnya."

Sahabat, jika kita pernah merasakan kejadian-kejadian yang seperti saya paparkan di atas. Cobalah untuk merenungi kembali setiap perjalanan hidup. Kecewa, sakithati itu pasti karena itu pertanda kita masih mempunyai hati. Namun janganlah kekecewaan itu membuat kita menjadi manusia yang putus asa karena keputus asaan adalah awal dari kehancuran.

Mencobalah untuk berlapang dada. Tenangkan hati dan jiwa kita.manusia yang seperti itu bukan siapa-siapa di dunia ini, ia sama seperti kita makhluk ciptaan Allah yang tidak akan hidup abadi.

Hiburlah hati kita.bahwa kita masih punya Allah.Dia yang selalu menyayangi diri kita lebih dari apapun. Dia yang selalu ada di saat kita membutuhkan, Dan yang terpenting Dia tidak pernah mengecewakan setiap hamba-Nya. Dan Dia pasti akan selalu menghargai setiap tetesan keringat yang keluar, dan setiap kerja keras kita selalu ada nilainya di hadapan-Nya

"Allah tidak pernah melihat Hasil Namun yang Allah lihat adalah proses dari kerja keras kita."

Sabtu, 01 Juni 2013

Antara Kau Aku dan Dia


“Bim..malam minggu nih loe ada planning kemana..?”  Tanya Johan.
“biasa dong gue mau jalan sama cewek baru gue..” jawabnya dengan penuh percaya diri
“Loe ga bosen-bosen yeah ganti-ganti cewek, kasian toh cewek yang loe putusin pada sakit hati semua.”  Ucapku
“Emang gue pikirin, toh bukan salah gue seratus persen, mereka juga tau kalau gue suka ganti-ganti pacar tiap minggu kenapa juga mereka mau di ajak gue kencan, lagian gue juga ga pernah maksa-maksa mereka..lagian kasian kan jika di tolak, gue kan pantang kalau lihat cewek menangis karena di tolak..”
“emang loe ga pernah berpikiran untuk berhubungan serius dengan salah satu di antara mereka..” tanyaku kembali setelah mendengar pengakuannya.
“gue di suruh serius sama salah satu diantara mereka nanti dulu… sebejat apapun gue..seburuk apapun tingkah laku gue, gue masih memiliki keinginan dan cita-cita mempunyai istri  yang baik-baik,  bukan seperti mereka-mereka, gue sebenarnya sadar betul dengan keadaan mereka. Cewek yang begitu gampang ketika gue ajak kencan ga mustahil jika mereka  juga gampang ketika di ajak kencan oleh orang lain.”
“jadi loe cuma mainin mereka selama ini..? kapan loe akan sadar? ”
“ bukan memainkan tapi menghargai.. kalau nanti gue sudah menemukan seoarng wanita yang mampu membuat hatiku berdebar-debar saat pertama kali melihatnya..”jawabnya cengar-cengir.
“Dasar loe buaya darat..”

Ku tinggalkan Bimo sendirian di pelataran parkir kampus, maksud hati ingin mengajak main futsal malam ini namun ku urungkan niatku. Bimo adalah teman ku semenjak aku duduk di bangku sekeolah menengah atas, dia salah satu teman baikku meskipun terkadang aku sangat muak dengan tingkah lakunya, tak di pungkiri  tampang ia emang cakep bak artis hollywood, tiap hari jadi rebutan para gadis kampus,tapi tak seharusnya ia memanfaatkan ke tampanannya untuk mempermainkan wanita. Terkadang aku juga tak habis pikir dengan kelakuan cewek-cewek nya. Yang begitu bodohnya mau di ajak kencan olehnya. Sudah berulang kali aku memberi nasehat padanya  namun nasehatku hanya di anggap angin lewat tidak pernah di dengar ataupun di hiraukan… Coba Bimo bisa mencontoh Nabi Yusuf as. yang sanggup menjaga hawa nafsunya ketika di rayu wanita. Bisikku dalam hati.
****
Perpustakaan kampus begitu lenggang hanya terlihat satu dua orang mahasiswa yang sedang membaca di sebuah meja bulat di sudut ruangan. Aku berjalan mengelilingi perpustakan mencari buku terbaru karya sejarawan islam terkenal. Ketika sedang asyik melihat-lihat isi perpustakan pandanganku tertuju pada seorang gadis berkerudung panjang, gadis itu tak terasa asing di mataku. Ku coba mengingat-ingat di mana dan kapan bertemu dengan gadis itu. Sesaat ku mencoba berpikir, berusaha keras untuk bisa mengingat siapa gerangan gadis berkerudung merah itu. Lama sudah aku ber usaha untuk mengingat siapa dirinya namun tetap juga nihil. Sesekali ku pandangi gadis itu dari belakang, ia nampak sedang serius dengan buku yang di bacanya. ingin rasanya aku mendekatinya dan bertanya kepadanya namun aku tidak berani untuk melakukannya, kaki ini terasa berat untuk melangkah.
”Winda, anti sudah lama di sini?” Tegur seorang dengan suara yang tidak asing di telingaku.
Mendengar suara gadis itu aku yang sedari tadi berdiri membelakanginya langsung menengok kebelakang. Tak meleset dari dugaanku, ternyata pemilik suara itu adalah Syifa anak dari tante Elia adik dari ayahku. Dan gadis yang memakai kerudung panjang yang sedari tadi menganggu konsentrasiku adalah Winda, aku baru ingat kalau aku pernah melihatnya ketika aku singgah kerumah tante Elia untuk mengantarkan titipan ayah. Ternyata keberadaanku di situ di ketahui oleh Syifa.
”Abang Jo...ngapain di sini? Tumben amat pagi-pagi dah di perpustakan? Bukannya Bang Jo sedang sibuk dengan bisnis barunya?” ucap Syifa begitu melihat abang sepupunya.
”abang lagi ada keperluan dengan dosen pembimbing, Syifa juga tumben biasanya masuk siang. ” ucapku.
” syifa ada janji dengan teman bang, hari ini Syifa ada diskusi tentang acara sosial yang akan di adakan bulan Ramadhan nanti.” Ucapnya sambil melirik temannya yang sedari tadi berdiri di sampingnya sambil menundukan pandangannya.
”Abang free kan hari ini, kalau tidak keberatan abang mau tidak bantu kami untuk mensukseskan acara itu, soalnya kami semua masih junior Bang, kami masih bingung apa yang harus kami lakukan. Kami butuh masukan dari senior-senior kami.” lanjutnya.
”Gimana ya Syifa sebenarnya abang harus ketemu seseorang sore ini, tapi... ya sudah abang akan coba bantu tapi hanya sampai dzuhur, bagaimana?” ucapku memastikan
”boleh bang kalau begitu, ya kan Win?” ucapnya sambil meminta persetujuan dari Winda
Winda yang sedari tadi hanya terdiam kini ia menganggukkan kepalanya dan tersenyum tanda menyetujui usulan johan dan Syifa.
***
Sore itu kota jakarta di selimuti awan yang tebal, petir mulai bersaut-sautan dan kilat menyambar bak cahaya yang menakutkan, angin bertiup menerbangkan debu-debu dan dedaunan. Rintik-rintik hujanpun mulai turun dan membasahi alam semesta ini. johan yang sedari tadi sibuk dengan laptop mininya baru tersadar kalau ia belum menjemput ibunya di rumah tante Elia. Sudah satu jam ia terlambat dari kesepakatan yang telah dibuat dengan ibunya. Dengan sigap ia meraih telpon genggamya, dan ia lihat ada 5 panggilan tak terjawab dan 2 sms dari ibunya. Johan benar-benar tak sadar kalau ia telah menghabiskan 4 jam di depan laptop mininya. Kini ia tak peduli dengan hujan yang deras, atau dengan petir yang menyambar yang ada dalam pikirannya adalah menjemput ibunya. Tak ada pilihan lain. Johan harus menggunakan mobil milik ayahnya untuk menjemput ibunya. Padahal selama ini ia enggan untuk memakai mobil milik ayahnya, bukan ia tidak bisa mengendarainya tapi ia lebih senang memakai motor bututnya. Gaya hidupnya jauh dari kemewahan meskipun ia anak orang kaya, ia lebih memilih untuk hidup sederhana. Ia tidak mau membangga-banggakan kekayaannya. Ia tidak mau menjadi orang yang lalai. Ia ingin mencontoh gaya hidup Rasullah. Gaya hidup seseorang yang menjadi kebanggan umat di dunia ini.
Setengah jam kemudian aku sampai di rumah tante Elia, ku parkir mobil tepat di halaman rumah, ku ayunkan langkahku dengan cepat mendekati pintu rumah yang terbuka lebar. Tiba-tiba langkahku terhenti ketika melihat seorang perempuan yang duduk tepat di sebelah ibuku, seorang perempuan yang beberapa bulan ini mampu mengganggu hari-hariku. Semenjak pertemuan di perpustakaan kampus itu aku sudah mulai suka dengannya, tak bisa di pungkiri rasa ini dari hari kehari semakin besar aku rasakan. Apalagi setiap satu minggu sekali aku bertemu dengannya membuat rasa ini tak kuasa aku ketepikan.
Ibu, tante Elia, Syifa, dan Winda kelihatan sedang asyik berdiskusi sampai-sampai mereka tidak sadar akan kehadiranku di depan pintu.
”Assalamu’alaikum.” ucapku mengagetkan mereka
”wa’alaikumus salam.” jawabnya hampir bersamaan.
”Eh..anak ibu sudah datang, dari tadi ibu telpon tidak di angkat, sms juga tidak di balas, habis dari mana nak. Untung ada winda dan syifa yang menemani ibu mengobrol.”
”maaf Bu, tadi johan keasyikan mengerjakan tugas jadi lupa waktu.”  jawabku sambil aku berjalan menuju kearah mereka
Setelah di rasa puas mengobrol kami pun berpamitan untuk pulang. Ada kebahagiaan tersendiri di dalam hatiku. Entah apa itu namanya sulit untuk di ucapkan dengan kata-kata. Yang pasti ada perasaan yang aneh ketika aku melihatnya, mungkin inikah yang di sebut cinta Ataukah ini hanya nafsu belaka. Semakin lama aku melihatnya semakin aku ingin memilikinya. Pandangannya yang selalu ia tundukkan mampu membuat hatiku semakin tertarik padanya. Apakah bidadari dunia itu akan bisa aku miliki?
***
Ke esokan harinya di pelataran kampus aku bertemu dengan Bimo, sudah hampir tiga bulan semenjak pertemuan sore itu aku tidak pernah bertemu dengannya lagi. Aku tidak tau apakah kebiasaan masih tetap sama mempermainkan hati wanita atau ia sudah insaf yang pasti aku berharap perangai buruknya sudah hilang dari dirinya.
”Jo, tungguin gue dong. Loe datang ke kampus nyelonong aja, emang loe ga lihat gue apa atau loe memang sudah ga ingat gue lagi.” ucapnya
”Gue bukan ga liat loe gue hanya ga mau berdebat lagi dengan loe, gue dah bosen dengan perangai buruk loe, lebih baik gue menjauh dari loe dari pada nanti gue ketularan penyakit loe. ” jawabku sekenanya.
”yee.. loe masih marah ama gue, katanya mau jadi ustadz kok punya masih punya sikap dendam, ga baik tau marah lama-lama sama teman.”
”bukan gue marah, bukan juga gue dendam. Gue hanya ingin loe sadar apa yang loe lakukan itu salah. Wanita itu bukan barang mainan yang seenaknya bisa loe mainan. Coba bagaimana perasaan loe jika hal yang sama terjadi pada adik perempuan loe, pasti loe ga trimakan?” ucapku lagi
”Bim, perempuan itu untuk di muliakan, ga sepantasnya gue perlakukan mereka sebagai barang dagangan, hargai perasaan mereka. Loe cakep tapi jangan loe manfaatkan paras loe untuk mempermainkan hati wanita.” lanjutku lagi.
”Iya pak ustadz aku sadar itu, gue juga sudah capek dengan gaya hidup gue. Mulai saat ini gue ingin belajar menjadi orang baik demi dia. Sungguh dia berbeda dengan yang lainnya. Dia lah yang di sebut wanita yang sebenarnya. Aku mohon Jo sudah yah loe jangan marah lagi sama gue, sekarang gue lagi butuh bantuan loe nih. Gue ingin belajar dari loe untuk jadi orang yang baik.” ucapnya dengan sungguh-sungguh.
”Alhamdulillah akhirnya loe sadar juga dengan kesalahan loe, dengan senang hati gue akan bantu loe. Tapi dia yang loe maksud itu siapa?” tanyaku dengan rasa penasaran
”Wulan, cewek berkerudung panjang yang sekarang ada di semester 2.”
Cetarrrr.. bak ada petir di siang bolong. Johan sangat kaget dengan apa yang di katakan oleh Bimo. Bagaimana mungkin Bimo suka dengan wanita yang aku sukai. Wulan gadis sangat baik, aku tidak akan pernah rela jika Wulan menjadi mangsa Bimo yang selanjutnya. Meskipun Bimo bilang sudah insyaf tapi aku tidak yakin kesungguhan hatinya. Dan kalaupun ia benar-benar sudah insyaf aku tidak rela jika wulan menjadi miliknya. Aku mencintainya dan bahkan dalam waktu dekat ini aku ingin meminangnya.
Bagaimana kisah selanjutnya. Apakah Johan jadi menikah dengan Wulan, ataukah malah Bimo yang menikahi wulan. Tunggu kisah selanjutnya



Kamis, 16 Mei 2013

....CI en TA dan Jo Do H

"Gue kok yakin banget yah kalau si dia bakal jadi jodoh gue. gimana gak yakin coba kayaknya gue cocok banget sama dia, kesukaan dia pun sama seperti kesukaan gue. dan gue juga merasa cinta gue ke dia ga bertepuk sebelah tangan, secara dia baik banget gitu loh sama gue." 

Membaca pernyataan di atas, apa yang terlintas dalam pikiran MasBro/ Mba Sis? pasti pikiran kalian ga jauh dari mikirin cinta, jodoh, hati dan perasaan. Iya kan?? masih normal berarti..ga bisa di pungkiri membahas masalah hati,cinta dan perasaan ga akan pernah ada bosannya. secara naluri  Allah sudah menganugerahkan rasa cinta khusus untuk makhluk-Nya yaitu berupa cinta dan kasih sayang.

Anyway,By the way, busway. bolehkah kita meyakini bahwa seseorang yang kita cintai bakalan menjadi jodoh kita, bahkan karena terlalu yakinnya sampai memvonis kalau si dia pasti di takdirkan menjadi jodoh kita? wah... hebat banget yah orang tersebut sudah mampu menebak takdir Allah yang belum terjadi. apakah boleh kita mendahui Allah sedangkan Allah adalah penentu segala-galanya.

Mencintai seseorang merupakan fitrah manusia, karena itu merupakan sunnatullah. namun kalau di suruh memilih aku pribadi akan lebih memilih untuk tidak merasakan jatuh cinta sebelum akad nikah terjadi. kenapa demikian? mungkin sebagian orang bilang jatuh cinta itu berjuta rasanya ( dah kayak judul lagu saja) manis, asam asin semua ada di situ.hee... namun tidak buatku. jatuh cinta belum waktunya membuat hari-hariku terbuang sia-sia hanya karena memikirkan hal-hal yang tidak jelas juntrungannya. kalau sudah kayak gitu apa yang terjadi, sholat kurang khusyuk, sering salah niat, update status hanya menarik perhatian nya dan bahkan yang lebih parahnya Allah di nomer duakan, mengapa demikian?? coba cek dan tanya diri kita masing-masing, coba jujur pada diri, ketika kita sholat siapa yang lebih banyak kita ingat Allah ataukah si dia? mungkin di lisan kita menyebut nama Allah namun apakah di hati nama Allah juga yang kita ingat? apakah malah lebih mengingat dia? Dan ketika berdoa kita lebih dominan menyebut namanya ketimbang meminta ampunan-Nya, kita begitu gampang mengeluarkan airmata karena cinta manusia namun ketika mengingat dosa dan kemaksiatan yang kita lakukan pada Sang Pemilik Cinta manusia mata ini susah sekali untuk menangis. 

Kalau sudah seperti itu, pada akhirnya kita terbuai oleh angan-angan kosong, setiap menit bahkan setiap detik hanya si dia yang di pikirkan, makan ga enak tidur pun tak nyenyak. hatinya di penuhi angan-angan yang kosong. padahal panjang angan-angan merupakan cara syetan dalam menggoda manusia. sadar atau tidak sadar Syetan akan bekerja keras mencari teman untuk menemaninya kelak di neraka. karena syetan sudah berjanji di depan Rabbnya bahwa ia akan menyesatkan anak cucu adam dengan berbagai cara hingga mereka tergelincir dari jalan kebenaran. 

Dan apa yang akan terjadi ketika si dia ternyata bukan yang Allah takdirkan menjadi jodoh kita, si dia yang selama ini kita cinta ternyata malah memilih perempuan lain untuk menjadi istrinya. dan ternyata cinta yang selama ini di puja bertepuk sebelah tangan. berbagai perasaan yang tidak bisa di ungkapan oleh kata-kata bercampur aduk menjadi satu  dan hanya air mata yang berbicara. sedih sudah pasti, sakit hati tak bisa di pungkiri, kecewa of course. Dan seandainya kejadian seperti ini siapa yang perlu di salahkan. dia, atau diri kita sendiri. tidak adil rasanya kalau menyalahkan si dia, apalagi menyalahkan perempuan yang menjadi pilihannya. yang perlu di salahkan adalah diri sendiri. mereka tidak tahu apa-apa dan mereka juga tidak melakukan kesalahan apa-apa. yang salah adalah diri sendiri mengapa terlalu yakin dengan perasaan sendiri, terlalu hanyut oleh angan-angan yang kosong. 


Sungguh kita menjadi orang yang sangat merugi, sudah kita menduakan cinta Allah dengan cinta yang belum pasti. seharusnya kita malu kepada-Nya karena telah menghianati cinta-Nya. mungkin dengan kejadian seperti itulah cara Allah menegur kita, Allah tidak ingin kita menduakan cinta-Nya. Allah ingin kita lebih mencintai-Nya. dan memang seperti itulah seharusnya. menempatkan cinta Allah di atas segal-gala-Nya.

Sekecewa apapun, kita harus tetap tegar harus tetap kuat, hidup perlu di teruskan perjalanan masih panjang. ronah-ronah kehidupan akan selalu menghadang. jangan hanya karena cinta manusia lantas kita terpuruk dalam menatap dunia. yang pasti Allah akan selalu ada di setiap gerak-gerik kita. Allah selalu mengawasi kita dimanapun kita berada. pasti di balik semua ini ada skenario Allah yang indah, skenario yang tidak pernah kita duga sebelumnya. skenario yang mampu membuat kita tersenyum dan membuat wajah kita secerah mentari pagi. mungkin saat ini Allah belum menjodohkan kita dengan si dia, namun pasti akan ada si dia yang lain yang telah Allah siapkan untuk kita. boleh jadi Allah menginginkan kita untuk menjadi orang yang lebih baik, atau mungkin Allah menginginkan kita agar terus belajar. dan suatu saat jodoh pasti akan datang sesuai dengan keimanan di hati. yang penting saat ini adalah benahi diri, luruskan niat. yang selama ini mungkin kita sering salah niat saatnya untuk perbaiki niat. berikan hati kita totalitas hanya pada Allah. apalagi sekarang sudah memasuki bulan-bulan harram bulan di mana amal ibadah kita di lipat gandakan pahala. jadikan momentum ini sebagai ajang mendekatkan diri pada Sang Khalik. Raih ridho-Nya dengan menjalani semua perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. lupakan sesaat rasa kecewa, kesampingkan semua perasaan yang berkecamuk. tatap ke depan lihat betapa banyak hal-hal yang perlu kita lakukan dan kita perbaiki, hiup tidak cukup sampai di sini hidup masih perlu pengorbanan dan perjuangan. terakhir yang bisa aku tulis sebagai pengingat diri Hati ini hanya Milik-Nya. dan akan tenang dengan mengingat-Nya dan Mencintai-Nya. sebagai penyejuk hati hati silahkan baca QS al-baqarah : 216..

salam santun selalu buat pembaca semua
Mohon maaf apabila ada kesamaan cerita
hanya sekedar sharing belajar menyikapi suatu masalah
Yang benar datangnya dari Allah dan yang salah datangnya dari diriku sendiri yang dhoif harap di maafkan